Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel
0

Fakta Dari Seputar Film Keramat Yang Perlu Kamu Ketahui Ini

Taruhan poker indonesia, Taruhan texas holdem poker, Domino99 uang asli, poker uang asli, Agen Domino99 online, Poker online terbaik, Judi poker indonesia, Domino QiuQiu online terbaik, Capsa online terbaik, Poker online indonesia, Situs Poker Indonesia< bandar Domino Online

Fakta Dari Film Keramat

Gopoker77.com Taruhan poker indonesia – Tanpa sengaja ane nemu film “Keramat” sebuah film yang bergenre horor, film tersebut syuting di Jogja sehari sebelum gempa gunung Merapi tahun 2006 lalu. Ane nonton film tersebut baru-baru ini padahal film tersebut tayang di bioskop tahun 2009 (kemana aja lu pak?), seperti film-film lain tentunya ane nonton ampe tuntas dan ane nilai adegan-adegan yang ditampilkan juga biasa aja.

Awalnya ane kira film tersebut hampir sama dengan film-film lainnya yang pasti ada sutradara, skenario, teks, dan alur cerita, namun karena di ending film tersebut ngeganjel bikin ga puas dengan hilangnya beberapa pemainnya di lokasi syuting, karena penasaran anepun mencari tau di internet tentang film tersebut dan wow hasilnya mengerikan dan bikin bulu kuduk merinding.

Seperti yang dikutip dari berbagai sumber, bahwa film “Keramat” murni film yang diperankan oleh para tokoh-tokoh yang terlibat langsung saat kejadian. Awalnya film ini tidak akan ada jika para tim produksi film “Menari di Atas Angin” melakukan survei lokasi (pra syuting di Bantul). Perjalanan tim produksi film inilah yang melatarbelakangi berbagai peristiwa dan kejadiaan yang dialami para pemeran “Keramat” mulai dari hal mistis, sedih, keceriaan, hingga keseremannya.

Sebuah tim produksi film berjudul “Menari di Atas Angin” berangkat dari Jakarta ke Bantul dengan tujuan melakukan pra-shooting . rombongan tersebut terdiri dari sang sutradara wanita bernama Miea (Miea Kusuma), asisten sutradara Sadha (Sadha Triyudha), manajer produksi Dimas (Dimas Projosujadi), kedua pemain utama Diaz (Diaz Ardiawan) dan Migi (Migi Parahita). Bersama mereka ditemani tim behind-the-scene yakni Poppy (Poppy Sovia) dan kameramennya Cungkring (Monty Tiwa). Selama perjalanan menggunakan kereta, Poppy sebagai pewawancara merekam aktivitas tim produksi.

Di Bantul, mereka dipandu oleh talent lokal bernama Brama (Brama Sutasara), ketika itu kondisi Migi kurang baik, terlebih setelah di mobil, mereka diganggu oleh seseorang yang menyuruh mereka untuk pulang. Sesampai di desa terpencil untuk pra-shooting, banyak hal-hal aneh terekam kamera, seperti bunyi gamelan, suara tangisan, hingga penampakan wanita berbaju khas Jawa.

Keesokan harinya, terjadi konflik karena Miea menganggap hasil dari proses reading di Jakarta dianggap kurang maksimal, Mieapun sering marah dan memaki para kru. Setelah observasi tempat di Candi Borobudur, mobil yang ditumpangi Diaz, Migi, Poppy, Cungkring, dan Pak Lukman sang driver melihat kobaran api yang besar melintasi mobil mereka, setelah bertanya kepada penduduk lokal yang aneh, mereka berhasil kembali ke penginapan. Sesampai di penginapan, kesasaran itu dikira sebagai argumen Diaz yang dikira pergi ke diskotik.

Taruhan texas holdem poker Keesokannya, setelah peristiwa tersebut Migi terlihat lemah dan saat diperiksa oleh Poppy di tempat tidurnya, tanpa disengaja ia menemukan uban. Melihat kondisi Migi yang tidak memungkinkan tim pun sepakat membawa Migi ke dokter, namun niatan tersebut urung dilakukan sebab tubuh Migi tidak bisa diangkat meskipun dilakukan enam orang dan tim pun sepakat membiarkan kondisi tersebut dengan niat membiarkan Migi beristirahat. Hal aneh lagi, pada malam harinya para tim produksi film “Menari di Atas Angin” mendengar dan menyaksikan Migi menyinden dengan bahasa Jawa (Hiii Ngeri…!!!!), sehingga dengan kondisi seperti itu timpun menyimpulkan bahwa Migi kerasukan makhluk halus bernama Nyi Pramodawerdani yang menempati daerah daerah pra syuting yang direncanakan tersebut.

Saat siang keesokan harinya, Miea memarahi Dimas karena proses pra-shooting yang molor dan tidak kondusif dengan jadwal shooting yang akan dilaksanakan seminggu lagi (Menari di Atas Angin). Miea juga memaksa Poppy dan talent lain untuk memulangkan Migi kendati kondisinya masih buruk karena Miea mempunyai banyak aktris cadangan casting untuk menggantikannya.

Setelah beragam argumen, diputuskanlah untuk memanggil paranormal. Ketika berkonsultasi, Migi yang seharusnya di kamar pergi ke paranormal dan berbicara. Alasan Nyi Pramodawerdani untuk merasuki Migi karena Migi masih keturunan darinya. Kemudian, paranormal itu meramu bahan ramuan untuk Migi dan hanya memperbolehkan masuk Sadha, Brama, dan Dimas untuk membantu si paranormal. Setelah dimuncratkan ramuan dan dipegangi Sadha, Brama, dan Dimas, Migipun tenang dan tertidur. Setelah mereka berkumpul lagi di tengah penginapan, mereka mendapat fakta mengejutkan bahwa Migi menghilang padahal Sadha menjaga pintu kamar dan tidak melihat seseorang masuk maupun keluar, sang paranormal mengatakan Migi dibawa ke dunia roh halus.

Kemudian esok paginya, paranormal itu mengatakan bahwa mereka akan diantarnya ke Pantai Parangtritis, karena paranormal itu bilang pintu alam dunia manusia dengan dunia roh halus berada disana. Sadha, Brama, Dimas, Miea, Migi, dan Cungkring menunggu di tepian pasir sementara sang paranormal membaca mantera di pinggir laut. Kemudian seorang wanita penjual jamu datang dan menjajakan dagangannya. Setelah itu, ia pergi ke paranormal dan menghilang. Lalu, paranormal itu menyuruh keenam orang untuk mengikutinya, perlahan, seorang demi seorang menghilang.
Mereka saling bertemu di depan sebuah candi. Paranormal itu berpesan kepada Brama untuk mengikuti jalur melati untuk menemukan Migi. Mereka berenam mendengar suara di hutan dan pergi ke hutan tersebut. Di hutan, mereka menemukan banyak kejadian aneh yang berakibat pada menghilangnya tim produksi seperti Brama dan Diaz. Pada puncaknya, ratu penguasa dunia roh itu meminta agar manusia berhenti merusak alam dan berpesan mereka hanya bisa pergi sebelum matahari muncul dan apabila mereka tidak berhasil, mereka akan terperangkap di dunia roh selamanya. Setelah mereka berhasil membebaskan Migi, Dimas, Miea, dan Cungkring harus kehilangan nyawa saat ingin melarikan diri. Sadha menggendong Migi sementara kini Poppy yang memegang kamera, sampai di pinggir hutan dan tiba di lereng Gunung Merapi. Kemudian terjadi gempa, Poppy, Migi, dan Sadha berhasil melarikan diri kendati tanpa membawa kamera. Lalu, setelah rekaman berakhir, layar memunculkan kliping koran yang mengatakan gempa di Bantul bukan gejala alam biasa, serta memberitakan bahwa setelah 4 kru film hilang, kamera berhasil ditemukan sebagai referensi penyelidikan. Agen Domino99 online 

Taruhan poker indonesia, Taruhan texas holdem poker, Domino99 uang asli, poker uang asli, Agen Domino99 online, Poker online terbaik, Judi poker indonesia, Domino QiuQiu online terbaik, Capsa online terbaik, Poker online indonesia, Situs Poker Indonesia< bandar Domino Online

Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia D89BFB7D 
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia GOPOKER77
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia GOPOKER77
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia GOPOKER77
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia @GOPOKER77
Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel

GoPoker77

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *